u3-HINDARI-BULLYING-DI-SEKOLAH-ADILA-4C-1
Hindari bullying di Sekolah

Hindari Bullying di sekolah

Bullying (perudungan) adalah perilaku agresif yang secara berulang-ulang terhadap seseorang yang tidak baik, secara fisik, lisan, maupun melalui media digital (Cyberbullying)

Contoh jenis-jenis bullying
Bullying secara fisik
Memukul, menendang, mendorong, dan merusak barang.

Bullying secara verbal
Mengejek, menghina, dan memberi julukan yang buruk.

Bullying secara sosial
Contohnya mengucilkan, menyebarkan gosip, dan lainnya.

Cyber bullying
Contohnya kamentar yang kasar, menyebarkan foto dan vidio.
Dampak bullying
Korban merasa cemas dan stres
Korban merasa tidak dihargai
Menurunkan konsentrasi belajar
Korban akan sakit kepala dan kelelahan, bahkan keinginan bunuh diri
Cara mencegah bullying
Menghargai toleransi dan saling menghargai sejak dini.
Membangun hubungan terbuka orang tua dan guru.
Meningkatkan peran orang tua.
Meningkatkan rasa persaudaraan.
Melaporkan dan memberi tahu pada guru bagi pelaku bullying.
Contohnya:
Fisik
Memukul teman, menendang dan mendorong teman.
Verbal
Mengejek teman dengan sebutan nama ayah atau nama yang tidak baik.
Sosial
Merendahkan teman.
Cyberbullying
Contohnya, mengomentari vido atau foto dengan sebutan yang tidak baik.

Mari kita menjaga rasa persahabatan agar tidak membullying.

Penulis : Adila Sri Rahayu

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait